Rabu 28 Oktober 2026, di Jakarta, dua nota kesepahaman ditandatangani dalam rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026. Telkom menandatangani MoU dengan BSSN dan MoU dengan Peruri, keduanya di bawah nama Quantum-Safe Indonesia. Tujuannya menyiapkan kesiapan digital nasional menghadapi era kriptografi pasca kuantum, yaitu kriptografi yang tetap aman ketika komputer kuantum sudah cukup kuat memecahkan sandi yang dipakai hari ini.
Pembagian perannya tertulis jelas di atas kertas. BSSN menyediakan kerangka, metodologi, standar, dan tata kelola keamanan siber serta kriptografi. Telkom mendukung pengembangan teknologi dan integrasi kapabilitas, termasuk penjajakan perangkat bantu untuk mengidentifikasi aset kriptografi dan menilai kesiapan organisasi. Peruri membawa kapabilitas digital trust, identitas digital, keamanan siber, dan teknologi terkait kriptografi pasca kuantum. Ruang lingkup kerja samanya: mengidentifikasi aset kriptografi, menilai kesiapan organisasi, memetakan risiko, dan merencanakan migrasi bertahap menuju kriptografi pasca kuantum.
Apa artinya buat bisnis Anda
Buat bisnis Anda, kabar ini terdengar jauh. Komputer kuantum belum ada di meja Anda, dan ancaman yang dibicarakan belum terjadi. Tapi satu mekanismenya menyentuh Anda langsung: data yang dicuri hari ini bisa dibuka di masa depan. Pelaku mencuri data terenkripsi sekarang, menyimpannya, dan menunggu sampai ada mesin yang cukup kuat membukanya. Pola itu sering disebut panen sekarang, buka nanti. Data yang Anda simpan paling lama, kontrak, data pelanggan, arsip keuangan, adalah data yang paling lama terpapar pada kemungkinan itu.
Kepala BSSN Letnan Jenderal TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi menyampaikan hal yang sama dengan kalimat yang lebih tegas: ancaman komputasi kuantum terhadap kriptografi sudah lewat dari sekadar wacana, dan data yang dilindungi hari ini dapat menjadi sasaran di kemudian hari. BSSN menyiapkan kerangka dan standar migrasi kriptografi pasca kuantum secara bertahap. Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menambahkan dari sisi penyelenggara: perkembangan teknologi kuantum harus dipandang sebagai isu kesiapan jangka panjang, penandatanganan ini merupakan fondasi strategis, dan implementasi teknisnya akan terus didalami bersama para pihak.
Maintenance & Repair
Your system is already running — we keep it watched, maintained, and repaired, including your chatbots and AI workflows.
Tahapan migrasi BSSN, dalam bahasa pemilik bisnis
Kerangka migrasi BSSN punya tujuh tahap. Diterjemahkan ke bahasa pemilik bisnis, urutannya begini:
1. Persiapan. Tetapkan siapa yang mengurus migrasi di usaha Anda, satu nama, bukan satu divisi yang abstrak. 2. Inventarisasi aset kriptografi. Daftar semua hal yang memakai enkripsi di usaha Anda. Tahap ini yang paling bisa Anda kerjakan sekarang, dan penjelasannya ada di bagian berikut. 3. Penilaian risiko kuantum. Dari daftar itu, tandai mana yang paling lama disimpan dan paling sensitif. Itu yang antre paling depan. 4. Perencanaan migrasi. Susun urutan penggantian, mulai dari yang paling berisiko, bukan dari yang paling mudah. 5. Implementasi. Ganti bertahap, satu kelompok aset dalam satu waktu, supaya gangguan operasional ketahuan sejak awal. 6. Penguatan kelincahan kriptografi. Bangun cara kerja supaya algoritma bisa diganti lagi di masa depan tanpa membongkar semua sistem. 7. Pemantauan dan evaluasi. Periksa berkala, karena standar pasca kuantum masih berkembang dan daftar aset Anda ikut berubah.
Inventaris pertama Anda
Inventaris itu tidak harus lengkap pada percobaan pertama. Mulai dari yang Anda kenali: sertifikat situs web Anda, VPN yang dipakai staf untuk bekerja dari luar, cadangan data yang terenkripsi, tanda tangan elektronik pada dokumen, serta akun dan kunci API yang menghubungkan aplikasi Anda dengan layanan lain. Daftar itu contoh, bukan klaim bahwa semua bisnis punya kelimanya. Untuk tiap butir, tulis empat kolom: apa yang dilindungi, di mana tersimpan, siapa pemegangnya, dan sejak kapan dipakai. Empat kolom itu sudah cukup untuk percakapan pertama dengan siapa pun yang nanti membantu migrasi.
Merapatkan inventaris seperti ini dan memeriksanya berkala adalah pekerjaan layanan Maintenance & Repair: https://tamatech.id/services/maintenance-services. Inventaris yang rapi membuat setiap langkah sesudahnya, dari penilaian risiko sampai implementasi, dikerjakan dari data, bukan dari ingatan.
Yang belum perlu Anda lakukan
Ada satu hal yang tidak perlu Anda lakukan besok: mengganti semua enkripsi. Kedua MoU itu masih payung kerja sama strategis. Implementasi teknis, model komersial, dan pembagian peran operasional belum ditetapkan definitif dan akan dibahas lanjut dalam perjanjian definitif. Belum ada tenggat wajib, dan belum ada daftar belanja teknologi yang harus Anda beli. Yang diminta dari Anda sekarang hanya satu: tahu apa yang Anda miliki.
Ketidaktahuan soal inventaris adalah risiko yang paling murah untuk ditutup. Mengganti enkripsi tanpa daftar aset sama dengan mengganti gembok tanpa tahu berapa pintu yang Anda punya.
Langkah Anda minggu ini
Minggu ini, buat satu daftar di satu halaman: semua hal terenkripsi yang Anda kenali, lengkap dengan tempat simpan dan pemegangnya. Satu halaman. Kalau daftar itu ternyata lebih panjang dari dugaan Anda, atau Anda tidak yakin siapa pemegang kunci cadangan lama, ceritakan lewat Tanya Tama di situs ini. Kita mulai dari daftar itu dulu.
Sumber berita: ANTARA via Jawawa, 28 Oktober 2026; Detik iNET, 28 Oktober 2026 (dirujuk media); ITWorks, 28 Oktober 2026.



